APEL AWAL BULAN FEBRUARI 2018

  • Senin, 05 Februari 2018 - 13:35:13 WIB
  • humas
APEL AWAL BULAN FEBRUARI 2018

Apel perdana di tahun 2018 lingkup Pemkab. lotim pada awal bulan Februari ini dilaksanakan di halaman kantor Bupati Lotim dengan Pembina Upacara Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Timur drg. Asrul Sani. Tiga OPD yang bertugas dan mendapat kesempatan menyampaikan program dan kegiatannya adalah Dinas Kesehatan kab.Lombok Timur, Dinas P3AKB Kabupaten Lombok Timur dan RSUD dr. Raden Soedjono Selong.


Pada kesempatan tersebut Pembina Upacara menyampaikan program dan kegiatan 3 OPD :
1. Bidang kesehatan melalui Dinas Kesehatan Lombok Timur terdapat tiga fokus kegiatan guna mewujudkan Program Indonesia Sehat. Program yang dijalankan pada 2017 dan 2018 tersebut adalah penerapan paradigma sehat, penguatan pelayanan kesehatan, dan jaminan kesehatan nasional (JKN)


Penerapan paradigma sehat dilaksanakan melalui dua pendekatan. Pendekatan pertama adalah pendekatan keluarga dengan kunjungan rumah yang dilaksanakan petugas Puskesmas untuk survey dan intervensi masalah kesehatan dalam keluarga. Kunjungan ini hingga akhir Januari mencakup 6,6 persen jumlah keluarga. Tahun 2018 ditargetkan 50 persen keluarga akan dikunjungi dan didata. Pendekatan  kedua dilaksanakan dengan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat atau dikenal dengan Germas. Tahun 2017 lalu gerakan ini telah dicanangkan dengan fokus pada penerapan perilaku hidup sehat seperti aktivitas fisik secara teratur minimal 30 menit setiap hari, konsumsi sayur dan buah, dan memeriksakan kesehatan secara berkala.


Sementara itu untuk pelayanan kesehatan, meningkatkan akses terhadap layanan kesehatan, tahun 2017 lalu pemerintah telah membangun dua unit Puskesmas baru yang operasionalnya dimulai tahun 2018. Selain itu tahun 2018 juga akan dibangun satu unit Puskesmas di Kecamatan Aikmel, sehingga jumlah Puskesmas di Lombok Timur menjadi 35 unit. Tidak saja dari sisi kuantitas, kualitas Puskesmas juga terus ditingkatkan. Setelah 14 Puskesmas berhasil akreditasi tahun 2017 lalu, tahun 2018 ini ditargetkan 14 Puskesmas lagi akan mengikuti akreditasi, dengan jumlah Peserta JKN-KIS di Lombok Timur mencapai 840.428 orang, di mana 138.428 jiwa merupakan peserta mandiri, sementara 701.919 merupakan total dari peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) baik dari dana Pusat, APBD Provinsi, maupun APBD kabupaten Lombok Timur. Mencapai Universal Health Coverage atau Jaminan Kesehatan Cakupan Semesta yang ditarget tahun 2019 mendatang masih menjadi tantangan sebab 29 persen penduduk belum mengikuti kepesertaan BPJS Kesehatan.


2. Dinas P3AKB (Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana) memiliki dua program utama yaitu: Pemberdayaan Perempuan perlindungan anak dan  Keluarga Berencana. Pada Program pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak yang menjadi pusat perhatian adalah menurunkan kasus kekerasan pada anak dan perempuan serta meningkatkan peran perempuan dalam berbagai bidang. Melalui P2TP2A (Pusat pelayanan terpadu pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak) terus dilakukan sosialisasi Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak  bermitra dengan organisasi wanita GOW (Gabungan Organisasi Wanita) dan LPA (Lembaga Perlindungan Anak), melakukan advokasi terhadap pemenuhan hak anak, termasuk anak berkebutuhan khusus yang juga dilakukan oleh Forum Anak Lombok Timur.


Selain itu diselenggarakan pula Dialog warga di beberapa kecamatan, serta musrenbang perempuan di semua kecamatan untuk memperkaya jenis program dan kegiatan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Masih banyaknya kasus kekerasan pada anak dan perempuan terus menjadi perhatian guna  pencegahan dan penyelesaian kasus kekerasan yang terjadi, selain berusaha melindungi dan memenuhi  hak-hak anak seperti hak untuk hidup, hak mendapatkan nama/ identitas kewarganegaraan, hak mendapat pendidikan dan pelayanan kesehatan, Pemerintah bersama mitra terkait juga akan  terus mensosialisasikan kewajiban anak sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku.


Untuk program Keluarga Berencana, langkah strategis ke depan adalah pendewasaan usia kawin dan mengajak Pasangan Usia Subur (PUS) merencanakan jumlah anak dengan mengikuti Program KB. Saat ini 70 persen atau 194.000 pasangan usia subur ber-KB, di mana 97 persennya adalah perempuan.


3. RSUD  dr. Raden Soedjono Selong merupakan rumah sakit rujukan dengan klasifikasi type C milik Pemkab Lombok Timur. RSUD sejak Januari 2012 telah ditetapkan sebagai BLUD (Badan Layanan Umum Daerah) dengan katagori penuh. Status ini memungkinkan RSUD melakukan pelayanan kesehatan secara cepat, tepat dan berkualitas, sesuai standar mutu pelayanan yang telah ditetapkan.
Sesuai visi mewujudkan Rumah Sakit bermutu dan profesional untuk seluruh lapisan masyarakat, RSUD dilengkapi berbagai fasilitas yang menunjang peningkatan pelayanan, seperti keberadaan Instalasi Bedah Sentral dan Power House yang telah diresmikan Bupati Lombok Timur H. Moch. Ali bin Dachlan pada 4 November 2017 lalu.  RSUD juga terus berupaya menjaga kualitas dan kuantitas dari para pegawainya baik itu tenaga dokter, perawat, bidan, juga tenaga non kesehatan lainya dengan meningkatkan kedisiplinan dan kinerja sehingga kesinambungan pelayanan kesehatan dapat berjalan dengan baik. Jumlah dokter spesialis saat ini 28 orang dengan 16 jenis spesialisasi. Dengan demikian RSUD selong mampu mengembangkan pelayanan medik spesialistik yang makin bervariasi.


Menilik kualitas, RSUD Dr. Raden Soedjono Selong  telah terakreditasi dari KARS versi 2012  sesuai hasil survey tim  KARS  tanggal 21-22 November 2017. Akreditasi ini merujuk pada adanya pengembangan ruang poliklinik pada instalasi rawat jalan, perbaikan alur pelayanan pada IGD dan Rawat Inap dan sudah dapat melayani operasi A-VSHUNT pada layanan unit Hemodialisa. Dari sisi kenyamanan dan kebersihan juga sudah meningkat dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Pembina Upacara yang juga kepala Dinas Kesehatan Lombok Timur, drg. Asrul Sani mengajak seluruh OPD untuk terus bersinergi dalam setiap program pembangunan untuk mewujudkan visi Lombok Timur mewujudkan masyarakat adil dan sejahtera lahir dan bathin dalam bingkai persatuan dan kesatuan yang dilandasi Iman dan Taqwa.


Apel awal bulan yang diikuti  seluruh Kepala OPD Kabupaten Lombok Timur serta Karyawan-karyawati lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Timur berjalan tertib dan khidmat.
    

 

  • Senin, 05 Februari 2018 - 13:35:13 WIB
  • humas

Berita Terkait Lainnya

Tidak ada artikel terkait