LPJ PD AGRO SELAPARANG

  • Rabu, 14 Februari 2018 - 12:27:11 WIB
  • humas
LPJ PD AGRO SELAPARANG

Direksi PD. Agro Selaparang  menyampaiakan Laporan Pertanggungjawaban Kinerja Perusahaan Tahun buku 2017.

Wakil Bupati Lombok Timur, H. Khairul Warisin yang hadir pada acara yang berlangsung di Aula PD Agro Selaparang pada Rabu, 14 Februari 2018, dalam sambutannya menyampaikan pihaknya telah melakukan pengawasan terhadap seluruh perusahaan daerah yang ada di Kabupaten Lombok Timur untuk mengetahui perkembangan perusahaan-perusahaan tersebut dari tahun ke tahun. WAkil BUpati juga mengingatkan pemimpin sebuah perusahaan harus memiliki pemikiran dan naluri bisnis untuk mengembangkan perusahaan yang dikelolanya.


Modal yang dikucurkan  Pemerintah sudah sepatutnya dikelola dengan baik untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, minimal untuk harga barang yang lebih terjangkau. Perusahaan Daerah harus mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, karenanya penting mengetahui dan memahami kebutuhan masyarakat tersebut.Wakil Bupati juga berharap adanya inovasi dari manajemen perusahaan untuk pengembangan usaha, termasuk menjalin kerjasama dengan perusahaan lain di luar daerah.

 

Sementara itu kepada seluruh pemangku kepentingan Warisin berharap agar terus melakukan bimbingan dan pengawasan terhadap Perusahaan Daerah demi kemajuan bersama.
 

Sebelumnya Direktur Utama PD. Agro Selaparang, Drs. Muhamad Karyadi, MM dalam laporannya memaparkan kondisi perusahaan daerah PD Agro Selaparang.

Sebagai salah satu komitmen manajemen untuk membawa PD. Agro Selaparang menjadi perusahaan yang berdaya saing pada tahun 2017/ 2018 sesuai dengan visi yang tertuang di dalam Rencana Strategis (Renstra), maka manajemen telah menerapkan sistem tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance)
Pengukuran Kinerja Karyawan PD. Agro Selaparang sesuai dengan prinsip-prinsip GCG menggunakan 10 indikator yaitu:
1. Disiplin
2. Sikap
3. Kerjasama
4. Kerapihan dan kebersihan
5. Dedikasi dan loyalitas
6. Keterampilan
7. Inisiatif
8. Kuantitas kerja
9. Kualitas kerja
10. Kepemimpinan

Hal-hal yang telah dilakukan oleh manajemen pada periode tahun 2017 adalah sebagai berikut:
1. Melunasi hutang pajak tahun 2011 (hutang manajemen lama) melalui program pengampunan pajak (tax amnesty) sebesar Rp 626.012.319,- telah dibayar pada tahun 2016 sebanyak Rp 208.158.096,- dan sisanya pada tahun 2017 adalah sebanyak Rp 417.854.223,- ditambah biaya pengampunan pajak Rp 75.000,- sehingga total pembayaran menjadi Rp 417.929.223,-
2. Membayar hutang manajemen lama kepada Bazda Lotim sebanyak Rp 50.000.000,- (masih dalam cicilan).
3. Membayar hutang manajemen lama kepada H. M. Zamroni sebanyak Rp 50.000.000,- (masih dalam cicilan).
4. Mencicil hutang manajemen lama kepada Petrosida Gresik sebanyak Rp 100.816.800,- dan sisa hutang per tanggal 31 Desember 2017 adalah sebesar Rp 48.500.000,-
5. Pembayaran Saham sebagai  penyertaan modal PD. Agro Selaparang kepada PT. Energi Selaparang sebesar Rp 475.000.000,-
6. Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Kejaksaan Negeri Selong dalam rangka menagih commitment fee  kerjasama penjualan Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi dengan PT. Surya Inti Gemilang (PT. SIG)  Jakarta yang belum dibayarkan sampai saat ini adalah sebesar Rp 639.000.000,-

Pada kesempatan itu Wakil Bupati Lombok Timur dan Direktur PD. Agro Selaparang menandatangani Berita acara Laporan Pertanggungjawaban Direksi PD. Agro Selaparang disaksikan perwakilan anggota DPRD Kabupaten Lombok Timur, Assisten ekonomi Pembangunan dan Kesra Kabupaten Lombok Timur, Komisaris PD. Agro Selaparang,  dan Kepala OPD terkait.

 

 

  • Rabu, 14 Februari 2018 - 12:27:11 WIB
  • humas

Berita Terkait Lainnya

Tidak ada artikel terkait