Lotim Peringati 1 Muharram di 77 Titik Pengungsian

  • Rabu, 12 September 2018 - 08:41:10 WIB
  • humas
Lotim Peringati 1 Muharram di 77 Titik Pengungsian

Peringatan Tahun baru Islam 1 Muharram 1440 H di Lombok Timur diisi dengan zikir dando'a peringatan tahunini tidak seperti tahun-tahun sebelumnya. Bila tahun sebelumnya dimeriahkan dengan festival muharram dan Pasar Rakyat sertaberbagai lomba dan hiburan yang bernuansa Islami, maka sesuai arahan Penjabat Bupati Lombok Timur, karena sekarang inidalam masa statustransisi darurat ke pemulihan dan perbaikan akibat gempa, maka peringatan tahun baru Hijriah akan dilangsungkan di seluruh titik lokasi pengungsian. Selaras dengan peringatan 1 Muharam tahun ini mengangkat tema "Melalui Semangat 1 Muharam 1440 H Kita Rajut Kembali Kebersaman Dalam menyongsong Lombok Timur Bangkit."

Penjabat Bupati Lombok Timur Drs. H. Lalu Syafii, MM., memperingati  1 Muharram bersama masyarakat di tenda pengungsian lapangan Desa Sugian, kecamatan Sambelia. Peringatan diisi  dengan memanjatkan do'a ahir tahun dan awal tahun, dan diawali dengan pembacaan surat Yasin serta sholawat-sholawat dan Do'a.  

Hadir pada acara tersebut Setda Lombok Timur, Forkopimda, Assisten Bidang Ekonomi Pembangunan dan Kesra, Kepala Dinas P3AKB, Forkopimca, Kepala Desa Sugian Tokoh Agama, dan Tokoh Masyarakat Desa Sugian serta Masyarakat di tenda pengungsian.

Dalam sambutanya Penjabat Bupati Lombok Timur mengingatkan Pulau Lombok, Termasuk Lombok Timur diguncang gempa berkali-kali. Gempa ini menyebabkan kerusakan rumah dan fasilitas umum, serta korban jiwa yang tidak sedikit. Gempa juga mengganggu aktifitas dan kondisi psikologis masyarakat termasuk anak-anak. Namun demikian, Syafii mengingatkan sebagai hamba-hamba Allah yang beriman hal itu tetap harus dikembalikan kepada Allah SWT.  Apalagi saat ini sudah dalam masa transisi darurat ke pemulihan dan perbaikan. Pemerintah telah berkomitmen, penanganan bencana dilakukan dengan cepat, tepat, dan terpadu seperti perbaikan rumah bagi korban gempa dan pemenuhan kebutuhan dasar lainnya.

Syafii berharap 1 Muharram menjadi kesempatan melakukan muhasabah, mengevaluasi diri dalam semua aspek kehidupan dan meletakkan kembali fondasi kehidupan baru yang lebih baik. “Hendaknya kita dapat memetik hikmah, bahwa musibah gempa sebagai titik balik dalam kehidupan kita,” ungkapnya. Oleh karena itu pada momentum 1 Muharram ini, ia mengajak seluruh masyarakat untuk bangkit dari keterpurukan dan menjadi lebih baik. Syafii juga meminta agar masyarakat lebih waspada dan awas terkait informasi gempa bumi. Mitigasi bencana lebih penting untuk menjadi perhatian daripada mempercayai berita-berita yang berasal dari sumber tidak jelas. “Mari mengumpulkan energi positif yang tersebar di banyak tempat. Dari senyum anak-anak kita, dari tawa keluarga kita, dari doa yang dikirimsaudara-saudara kita, baik saudara seiman maupun saudara sebangsa di seluruh penjuru negeri ini. Kita tidak sendiri, itu harus kita yakini,” ajaknya.

Sementara itu TGH. Ishak Abdul Gani dalam tausiahnya menyampaikan bahwa musibah yang menimpa umat islam sebagai bukti kecintaan Allah SWT. kepada umatnya. Ia mencontohkan bagaimana umat-umat terdahulu diuji juga dengan cobaan yang lebih berat, dengan tumpah darah, bahkan anak baru lahir pun tak luput dari bencana, namun demikian keimanannya tidak tergerus. Abdul Gani berharap hal yang sama terjadi pada ummat Islam Lombok Timur saat ini. Bahkan imannya semakin kokoh, tidak terbeli dengan pemberian-pemberian bantuan dari orang-orang di luar aqidah umat Islam.

Karena itu, “Memasuki Tahun baru 1 Muharam 1440 H,” harapnya, “mudah-mudahan tahun ini akan lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya,”. Ia juga mengajak agar pada momentum peringatan 1 Muharam 1440 H ini masyarakat beristigfar,  bermuhasabah, menghitung diri atas baik dan buruk yang pernah dilakukan dan kembali ke jalan yang benar, pungkasnya.

  • Rabu, 12 September 2018 - 08:41:10 WIB
  • humas

Berita Terkait Lainnya