Bupati Resmikan Pustu Tahan Gempa

  • Senin, 12 November 2018 - 20:44:49 WIB
  • humas
Bupati Resmikan Pustu Tahan Gempa

Belum ada perkembangan signifikan terhadap pembangunan rumah permanen yang dijanjikan oleh Pemerintah bagi masyarakat terdampak gempa di Lombok Timur. Bahkan di Sembalun progresnya masih nol persen. Hal itu diungkapkan Bupati Lombok Timur H. M. Sukiman Azmy saat menghadiri peringatan Hari Kesehatan Nasional,  sekaligus Peringatan Hari Bangunan Indonesia, dan  Ulang Tahun Layanan Kesehatan  Dompet Dhuafa, serta peresmian Bangunan Puskesmas Pembantu Labuan Pandan dan Pos Sehat Dusun Gubuk Lauq Desa Sambelia, Senin (12/11). Bupati menilai hal tersebut akibat adanya miss-komunikasi   antara aplikator, fasilitator, Rekompak dengan kelompok masyarakat. Padahal musim penghujan sudah tiba sementara  hunian sementara tidak layak digunakan pada kondisi seperti ini.


Bupati Sukiman menyatakan minggu ini, seluruh masyarakat yang terdaftar, baik yang rumahnya rusak ringan, sedang, maupun berat akan diberikan santunan  sebanyak Rp. 1 juta rupiah. Diharapkan santunan tersebut dapat dimanfaatkan untuk segera meninggalkan tenda dan kembali ke rumah masing-masing.

Sementara itu Bupati memberikan apresiasi terhadap bantuan Pustu dan Pos Sehat dari PT. Indocement Tunggal Prakarsa serta Dompet Dhuafa dapat digunakan dan dipelihara sebaik mungkin. Mendukung hal itu Bupati berjanji memberikan dua unit rumah dari baja sebagai tambahan pelayanan bagi masyarakat, yang diharapkan dapat  mendatangkan manfaat bagi kita semua pihak. Apalagi Lombok Timur masih harus mengejar ketertinggalan IPM dibanding daerah lain. Misalnya saja disektor kesehatan dengan angka kematian Ibu maternal yang tinggi, serta maish banyaknya kasus stunting, di samping angka kematian bayi yang juga masih menjadi persoalan. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat membantu memecahkan persoalan yang ada.

Manager Marketing PT. Indocement Kelvin Tjendar mengatakan bahwa pihaknya bekerjasama dengan Dompet Dhuafa memberikan bantuan kepada masyarakat yang menjadi korban gempa di Lombok melalui edukasi bangunan tahan gempa, dengan pembangunan satu unit bangunan Rumah Pracetak Indocement (RAPI) yang akan dimanfaatkan sebagai Puskesmas Pembantu di Kecamatan Sambelia, tepatnya di Jalan Raya Sambelia, Labuhan Pandan, Sambelia, Kabupaten Lombok Timur.


Pembangunan Puskesmas Pembantu dengan penerapan bangunan pracetak tahan gempa yang membutuhkam waktu kurang dari dua minggu ini sebagai tindak lanjut dari program edukasi tahan gempa yang telah dilaksanakan Indocement sebelumnya di Lombok Barat, Lombok Utara dan Lombok Timur. kegiatan ini juga sebagai wujud  semangat Hari Bangunan Indonesia (HBI) yang jatuh pada 11 November dalam upaya menciptakan bangunan dan tenaga pembangun berkualitas dengan menerapkan prinsip kearifan lokal Indonesia.

Turut hadir Kepala Dinas Kesehatan, Camat Sambelia,  Kapolsek Sambelia dan tamu undangan lainnya

 

 

  • Senin, 12 November 2018 - 20:44:49 WIB
  • humas

Berita Terkait Lainnya