Pengembangan Hortikultura, Asuransi Ternak, dan Bantu Nelayan Kecil

  • Selasa, 19 Maret 2019 - 07:56:57 WIB
  • humas
Pengembangan Hortikultura, Asuransi Ternak, dan Bantu Nelayan Kecil

Apel gabungan bulan Maret 2019 diselenggarakan Dinas Pertanian, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, serta  Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Lombok Timur. Kepala Dinas Peternakan dan kesehatan hewan Kabupaten Lombok Timur, Ir. Tala'at bertindak sebagai inspektur pada apel yang berlangsung Senin, (18/03 ) di halaman Kantor Bupati Lotim tersebut.

Dalam sambutan yang dibacakan Tala'at disampaikan berbagai rencana program ke depan tiga OPD penyelenggara.

Tahun 2019 ini Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Timur melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) akan melakukan pembangunan irigasi air dangkal, pembangunan embung, pembangunan dam parit, long storage, dan jalan produksi sebanyak 25 lokasi dengan anggaran senilai Rp. 5,89 milyar. Selain itu melalui dana tugas pembantuan (TP) Provinsi akan dilakukan perbaikan jaringan irigasi sebanyak 800 Ha, irigasi perpompaan sebanyak 2 unit, pembangunan embung 3 unit dengan anggaran 2,9 milyar.


Di Bidang Hortikultura, Tahun 2019 ini diarahkan untuk bantuan saprodi cabe rawit 100 Ha, saprodi cabe besar 50 Ha, bantuan saprodi pengembangan bawang merah 50 Ha, bantuan saprodi pengembangan bawang putih 1.000 Ha, dan bantuan saprodi jeruk 30 Ha, serta bantuan sarana pasca panen hortikultura 5 unit dengan total anggaran Rp. 45,5 milyar dari dana tugas pembantuan. Sementara itu berdasarkan pendekatan komoditi sesuai dengan SK Kementerian Pertanian RI Nomor 472/Kpts/RC.040/6/2018 tentang lokasi kawasan pertanian yang diamanatkan untuk segera menyusun masterplan dan rencana aksi kawasan pertanian, jelasnya.


Guna peningkatan produksi dan produktivitas komoditi perkebunan seperti Tembakau rakyat, Kakao, Kopi dan Kelapa merupakan prioritas utama dalam meningkatkan kesejahteraan petani di Kabupaten Lombok Timur tahun 2019 melalui anggaran DBH-CHT dilakukan perbaikan infrastruktur jalan produksi sebanyak 7 unit, perbaikan jaringan irigasi  30 unit pada areal perkebunan di lokasi sentra tembakau.
Selain itu peningkatan kualitas sumber daya petani melalui kegiatan pelatihan peningkatan kualitas komoditi tembakau dan verifikasi kelompok tani penerima bantuan langsung DBH-CHT Tahun 2019.


Sedangkan Dinas Peternakan dan Keswan Kabupaten Lombok Timur tahun 2019 akan melaksanakan pendistribusian bibit ternak sapi, kambing, ayam, dan itik kepada masyarakat dengan anggaran sebesar Rp. 7,85 milyar yang dberikan kepada lebih dari 100 kelompok penerima. Kegiatan ini diikuti dengan pembangunan prasarana dan sarana perkandangan kelompok tani sebanyak duabelas unit yang tersebar di duabelas lokasi dengan anggaran sebesar Rp.1,75 milyar.


Kegiatan lainnya adalah perbaikan tiga unit Puskeswan yang terkena dampak gempa bumi serta sarana pendukungnya melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) dialokasikan sebesar Rp. 850 juta rupiah. Di samping itu ada pula program upaya khusus sapi indukan wajib bunting (UPSUS SIWAB) tahun 2019 yang ditargetkan pemerintah pusat sebanyak 18.000 akseptor IB untuk mempercepat target swasembada daging tahun 2026. Mendukung itu Pemeirntah juga memberikan perlindungan dari kehilangan ternak, kematian ternak, dan potong paksa mellaui jaminan Asuransi ternak. Asuransi ini 80% ditanggung pemerintah pusat dan 20% ditanggung pemerintah daerah. Dengan premi Rp.200.000/ekor ternak sapi/kerbau betina produktif peternak mendapat nilai pertanggungjawaban maksimal Rp.10.000.000/ekor.



Sementara itu Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Lombok Timur menekankan pada salah satunya program pengembangan Budidaya perikanan dan program penyediaan sarana dan prasarana perikanan budidaya. Tahun ini kegiatan utama diprioritaskan untuk membantu nelayan kecil dalam penyediaan sarana dan prasarana penangkapan ikan senilai Rp.2,93 milyar, di samping kegiatan lain yang ditujukan meningkatkan kapasitas kelembagaan dan sumber daya nelayan seperti temu lapang pelaku usaha dan penyelenggaraan tempat pelelangan ikan.


Di bidang pengolahan hasil perikanan lebih ditekankan kepada pelatihan dan pembinaan kelompok usaha perikanan, peningkatan mutu produk pengolahan hasil perikanan, pengadaan peralatan pengolahan hasil dan fasilitasi pemasaran produk perikanan senilai Rp. 435 juta rupiah.

 

Hadir pada apel bulanan tersebut Sekda Lombok Timur, para Assisten, Staf Ahli Setda Lotim, Kepala OPD Lingkup Pemda Lombok Timur, Kepala Bagian pada Setda Kabupaten Lotim dan diikuti seluruh Karyawan-karyawati OPD se Kabupaten Lombok Timur.

  • Selasa, 19 Maret 2019 - 07:56:57 WIB
  • humas

Berita Terkait Lainnya