189 CPNSD Lombok Timur Terima SK

  • Jumat, 29 Maret 2019 - 08:13:40 WIB
  • humas
189 CPNSD Lombok Timur Terima SK

Bupati Lombok Timur diwakili Assisten Administrasi Umum dan Aparatur Sekda Lombok Timur menyerahkan Surat Keputusan kepada 189 orang Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah (CPNSD) Lotim dari formasi umum dan eks Tenaga Honorer Kategori II tahun 2018 lingkup Pemda Lotim, di Ballroom kantor Bupati, Kamis (28/3).


Dalam sambuatan Bupati yang dibacakan Assisten Administrasi Umum dan Aparatur Hj. Sri utami Afrianti, M.AP menyampaikan, apa yang diterima saat ini, adalah buah dari ikhtiar dan doa, "Yang lulus sebagai CPNSD ini adalah orang-orang pilihan yang telah memenuhi berbagai persyaratan dan melalui berbagai tahapan," ungkapnya. Karena itu ini saatnya membuktikan bahwa para CPNSD ini layak  mendapatkan posisi tersebut.


Dipaparkan pula bahwa Lotim pada tahun 2018 lalu memperoleh quota penerimaan PNS sebanyak 225 orang. Sayangnya 36 formasi tidak  terisi. Hal ini tentunya patut disayangkan. Dari hampir enam ribu peserta, yang melewati passing grade hanya 109 orang. Kualitas  sumber daya manusia disinyalir menjadi salah satu penyebabnya. Karena itu ia meminta agar hal ini menjadi perhatian semua pihak. Pemkab sendiri telah mengupayakan peningkatan kualitas SDM dengan peningkatan kualitas layanan kesehatan dan perbaikan infrastruktur sesuai yang ternagkum dalam RPJMD 2018-2023.


Sementara itu kepada para CPNS yang baru saja menerima SK diingatkan bahwa pilihan menjadi PNS, bukanlah pilihan untuk hidup enak. Melainkan pilihan untuk mengabdi, memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. KArena itu semua CPNSD harus meletakkan loyalitas  dalam pengabdian kepada kepentingan masyarakat, baik dalam skala kecil, maupun skala besar.

 

Selain itu, Direktur PT. Taspen Persero Cabang mataram, Marsudi yang juga hadir dalam kesempatan tersebut salah satu fasilitas yang diterima ASN adalah menjadi peserta di PT. TASPEN. AMrsudi menjelaskan berbagai manfaat yang diperoleh sebagai peserta PT. TASPEN seperti  jaminan kematian dan beasiswa untuk anak yang ditinggalkannya. "Hak yang diterima, bisa sampai diatas 100 juta," terangnnya.

 

Pada kesempatan tersebut diserhakan pula JKM secara simbolis bagi PNS yang meninggal dunia dalam melaksanakan tugas dan meninggal karena sakit.

 

  • Jumat, 29 Maret 2019 - 08:13:40 WIB
  • humas

Berita Terkait Lainnya