Peningkatan Status Desa Hingga Pembangunan Pasar

  • Kamis, 18 April 2019 - 10:41:07 WIB
  • humas
Peningkatan Status Desa Hingga Pembangunan Pasar

Pelaksanaan apel gabungan untuk bulan April 2019 berjalan lancar dan khidmat. Tiga OPD yang mendapat kesempatan sebagai pelaksana apel gabungan ini yakni Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Perindustrian dan Perdagangan,  dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Lombok Timur. Apel yang berlangsung Kamis, (18/04) di halaman Kantor Bupati Lotim ini juga dihadiri Sekda Lombok Timur, para Assisten, Staf Ahli Setda Lotim, Kepala OPD Lingkup Pemda Lombok Timur, Kepala Bagian pada Setda Kabupaten Lotim dan diikuti seluruh Karyawan-karyawati OPD se Kabupaten Lombok Timur.

 

Dalam sambutan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Lombok Timur,  Drs. H. Juaini Taofik, M. AP sekaligus menjadi Pembina Apel menyampaikan Dinas PMD berupaya  meningkatkan status desa yang ada di Lombok Timur menjadi desa maju dan mandiri. Terobosan dana APBDes berdasarkan perbup memastikan dana desa ataupun APBDEs minimal 20% untuk upaya penurunan dan pencegahan stunting. Desa juga didorong  berinovasi dalam pengelolaan sampah, mottonya tidak lagi "buanglah sampah pada tempatnya tapi juallah sampah pada tempatnya".


Sementara itu Dinas Koperasi dan UKM Lombok Timur tahun 2019 ini akan melaksanakan program dan kegiatan pendampingan/ pelatihan  dengan dana bersumber dari APBD Kabupaten Lombok Timur maupun Provinsi NTB. Dipasparkan pula bahwa pertumbuhan dan perkembangan UMKM di Lombok Timur menunjukkan arah positif di mana dalam lima tahun terakhir jumlah UKM formal sebanyak 3.516 buah dan UKM informal yang memiliki IUMK (Ijin Usaha Mikro Kecil) sebanyak 13. 493 buah dan Wirausaha Baru sebanyak sebanyak 2.768 buah.
Perkembangan UKM juga dapat dilihat dari Penyaluran dana KUR kepada pelaku usaha UMKM.  Tahun 2018 lalu yang mencapai 122,92% dari target yang ditetapkan, atau senilai Rp. 3.864.000.000,-. Keberhasilan ini diganjar tambahan satu orang pendamping penyalur KUR yang akan membantu pelaku UMKM.

Selain itu dengan dana bersumber dari Kementerian Koperasi dan UKM, pada tahun 2019 Kabupaten Lombok Timur mendapatkan Program Revitalisasi pasar rakyat yang dikelola oleh koperasi dengan sasaran lokasi pasar tradisional Korleko kec. Labuhan Haji dengan nilai bantuan sebesar Rp. 950 juta. Koperasi juga menjadi fokus kegiatan dinas ini dengan mendorong revitaslisasi Koperasi termasuk agar Koperasi menjalankan usaha di sektor rill.


Halnya dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lombok Timur sebagai unsur pelaksana urusan pemerintah di Bidang Industri dan Perdagangan, tahun 2019 ini melaksanakan sejumlah program/ kegiatan, seperti Pembinaan, Pengawasan, dan pengendalian terhadap sembilanribu IKM yang tersebar di Kabupaten Lombok Timur, pembangunan showroom kerajinan di Pringgasela dengan alokasi dana sebesar Rp. 2 Milyar, pembangunan unit pasar baru  melalui DAK (Pasar Sajang, Pasar Suralaga, dan Pasar Jineng dengan total anggaran Rp. 4,4 Milyar), serta Perluasan Pembanguan  Paok Motong Raya Kabupaten Lombok Timur dengan dana Rp. 4 Milyar. Untuk pembangunan Perluasan Pasar Paok Motong Raya ini disediakan pula dana dari APBD Lombok Timur sebesar Rp. 2,5 Milyar.


Disampaikan Taofik berbagai agenda dan kegiatan yang telah diprogramkan tersebut tentunya tidak akan berjalan sesuai harapan tanpa adanya sinergi semua pihak di berbagai tingkatan. Karenanya mari bekerja bersama mewujudkan Lombok Timur adil, sejahtera, dan aman.

 

  • Kamis, 18 April 2019 - 10:41:07 WIB
  • humas

Berita Terkait Lainnya